Penyebab Sulit Hamil

Anda sudah menjalankan program hamil untuk berapa lama namun belum membuahkan hasil. Tentu Anda dan Pasangan bertanya-tanya apa penyebab sulit hamil. Alasannya pun dapat beragam mulai dari ketidakteraturan siklus haid, masalah struktur organ reproduksi wanita, rendahnya kualitas dan jumlah sperma pasangan atau beberapa kondisi medis tertentu.

Meskipun gangguan kesuburan rahim memiliki gejala seperti siklus haid tidak teratur atau nyer haid, faktanya faktor penyebabnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Pun demikian dengan pria yang memiliki gangguan kesuburan umumnya tidak menunjukan gejala tertentu.

Namun, selain faktor kesuburan masih ada beberapa faktor lainnya penyebab Anda atau pasangan belum dikaruniai keturunan. Simak ulasannya dibawah ini :

Penyebab Wanita Sulit Hamil

1. Penyumbatan Tuba Falopi

Ketidakteraturan siklus haid mempengaruhi 30 persen dari keseluruhan masalah gangguan kesuburan wanita. Sisanya dapat memiliki masalah pada penyumbatan tuba falopi, masalah struktur rahim atau kista endometriosis.

Sebagai informasi, Tuba Falopi adalah jalur antara ovarium dan rahim Anda. Tuba falopi tidak menempel langsung pada ovarium. Sperma pasangan harus berenang dari serviks, melewati rahim dan kemudian ke saluran tuba falopi. Ketika sel telur dilepaskan dari oarium, bagian seperti rambut dari tuba falopi menarik telur ke dalam agar sel telur dan sel sperma dapat bertemu.

Jika tuba falopi mengalami penyumbatan atau adanya jaringan parut yang menghalangi bertemunya sel telur dan sel sperma maka hal ini dapat menjadi penyebab sulit hamil.

Mengenai penyebab penyumbatan falopi sendiri dapat terjadi karena beragam faktor. Wanita yang mengalami penyumbatan tuba falopi umumnya mengalami nyeri pinggul, namun ada pula yang tidak merasakan gejala berarti.

Untuk mengetahui kondisi tuba falopi Anda, diperlukan pemeriksaan mengenai X-Ray untuk melihat organ dalam Anda secara menyeluruh.

Baca Juga:

Cara Menyuburkan Kandungan
Vitamin Penyubur Kandungan
Kumpulan Doa-Doa agar Cepat Hamil
Makanan agar Cepat Hamil
Olahraga agar Cepat Hamil
Program Bayi Tabung

2. Kista Endometriosis

Kista Endometriosis adalah kista yang menyerupai lapisan endometrium dan tumbuh di tempat-tempat di luar rahim Anda. Dalam banyak kasus, 50 persen wanita yang mengalami kista endometriosis umumnya mengalami sulit hamil meski kista telah diangkat.

Gejala kista endometriosis umumnya adalah rasa nyeri pada bagian pinggul Anda baik saat menstruasi maupun tidak. Namun, dalam beberapa kasus tidak menunjukan gejala nyeri pada tubuh wanita dan baru mengetahui bahwa mereka mengidap kista endometriosis ketika menjalani serangkaian tes kesuburan.

Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan kesehatan organ reproduksi secara berkala sebelum mejalani program hamil Anda.

3. Kualitas dan Kuantitas Sperma Rendah

Selain dari faktor wanita, Ketidaksuburan pria menyumbang 20-30 persen kasus susahnya mendapatkan keturunan.

Sebelum menjalani program hamil, ada baiknya Anda berserta pasangan melakukan tes kesuburan untuk mengetahui kesiapan tubuh kalian berdua untuk program hamil. Terutama untuk pria, ketidaksuburan pada pria umumnya tidak menunjukan gejala yang kasat mata, oleh karenanya dibutuhkan uji laboratorium untuk mengukur jumlah dan kualitas sel sperma.

4. Faktor Usia

Salah satu penyebab sulit hamil adalah usia wanita yang telah mencapai usia 35 tahun dan pria 40 tahun.

Beberapa wanita mengira bahwa bila mereka masih mengalami siklus haid maka tidak akan ada masalah pada kesuburan rahim mereka. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Usia mempengaruhi kualitas dan kuantitas sel telur Anda, sehingga mempengaruhi peluang Anda untuk mendapatkan keturunan.

Pun demikian dengan pria yang berusia 40 tahun keatas, hal ini semakin mempengaruhi keberhasilan wanita untuk hamil pada usia 35 tahun.

5. Kegemukan

Wanita yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas merupakan salah satu penyebab Anda sulit hamil. Kegemukan merupakan pantangan program hamil yang harus Anda hindari, karena kondisi ini berpengaruh langsung pada kesuburan Anda.

Kegemukan dapat menganggu siklus haid Anda, dan hal ini membuat Anda sulit untuk menentukan kapan waktu subur Anda untuk melakukan hubungan seksual. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap ideal dengan melalui olahraga rutin dan mengonsumsi makanan sehat merupakan salah satu kunci keberhasilan program hamil Anda.

6. Tidak Mengetahui Siklus Haid

Kebanyakan wanita tidak tahu dan bahkan tidak paham mengenai siklus haid bulanan mereka. Umumnya, siklus haid wanita terjadi setiap 28 hari, namun pada kenyataannya ada beberapa wanita yang mengalami ketidakteraturan siklus haid dan masalah lainnya.

Mengetahui siklus haid akan memudahkan Anda menghitung masa subur tubuh Anda agar dapat berhubungan seks di waktu yang tepat guna meningkatkan peluang kehamilan. Oleh karena itu, mulai saat ini mulailah mencatat siklus haid bulanan Anda selama enam bulan untuk mengetahui secara pasti kondisi kesehatan Anda.

Rekomendasi Artikel :

Cara Meningkatkan Kesuburan Sperma
Vitamin untuk Kesuburan Pria
Ciri-ciri Sperma Sehat
Cara Hamil Anak Laki-laki
Cara Hamil Anak Perempuan
Cara Hamil Anak Kembar

7. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis tertentu dapat menyebabkan gangguan kesuburan pada pria dan wanita, sebagai contoh: ketidakseimbangan tiroid atau dabetes yang belum terdiagnosa dapat menyebabkan masalah kesuburan pada pria dan wanita. Depresi juga dihubungkan sebagai penyebab Anda atau pasangan sulit hamil. Beberapa kondisi penyakit autoimun, seperti lupus dan penyakit celiac dapat menyebabkan kemandulan pada penderitanya.

Beberapa obat-obatan tertentu juga berdampak pada kesuburan tubuh, bila Anda sedang menjalani pengobatan tertentu sebaiknya konsultasikan pada dokter Anda mengenai program hamil yang sedang Anda jalankan untuk mencari jalan keluarnya.

Demikian pembahasan mengenai Faktor Penyebab Sulit Hamil, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam meningkatkan peluang kesuksesan program hamil Anda.

Tinggalkan komentar