Pantangan Ibu Hamil

5 min read

Pantangan Ibu Hamil

Menghindari pantangan ibu hamil merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kehamilan yang sehat baik dan mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Tumbuh kembang janin dalam kandungan Anda sangat dipengaruhi oleh gaya hidup yang Anda terapkan, mulai dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi hingga aktivitas yang Anda lakukan setiap harinya.

Dalam artikel ini kami akan membahas mengenai Pantangan Ibu Hamil yang harus Anda hindari untuk mendapatkan kehamilan yang sehat bagi ibu dan janin dalam kandungan. Simak penjelasannya berikut ini sebagaimana yang dikutip dari Pregnancy Birth Baby.

Pantangan Ibu Hamil yang Harus Dihindari

1. Mengecat

Pantangan bagi Ibu Hamil yang pertama adalah aktivitas mengecat, hal ini dikarenakan adanya risiko bahan kimia cat yang terhirup oleh ibu hamil dan mempengaruhi kesehatan janin Anda. Terlebih sangat sulit untuk mengukur seberapa banyak bahan kimia yang terhirup saat Anda mengecat.

Meski beberapa penelitian mengungkapkan bahwa dampak bahan kimia cat yang terhirup terhadap kesehatan janin sangatlah kecil, namun bukan berarti tidak ada.

Jadi hindari aktivitas cat atau terutama pada trimester pertama kehamilan, dimana fase terpenting dalam tumbuh kembang bayi dalam kandungan, dimana fase ini organ dan jaringan saraf bayi terbentuk.

2. Minum Obat tanpa Resep Dokter

Saat hamil, terdapat bahan-bahan kimia dari obat-obatan yang sebaiknya Anda hindari–bahkan jika Anda flu ringan–. mengonsumsi obat tanpa resep dokter dapat menyebabkan masalah kehamilan yang serius dan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin Anda.

Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi obat sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter keluarga Anda untuk mendapatkan obat yang aman bagi kehamilan.

3. Memakai Sepatu Hak Tinggi

Saat hamil dan perut Anda membesar, tubuh Anda akan mengalami pergeseran tumpuan. Hal ini mengakibatkan Anda dapat kehilangan keseimbangan. Menggunakan sepatu hak tinggi dapat meningkatkan risiko Anda kehilangan keseimbangan.

Oleh karena itu, hindari menggunakan sepatu atau sendal dengan hak tinggi.

4. Berendam Air Hangat atau Sauna

Pantangan saat Hamil selanjutnya adalah berendam air hangat atau sauna. Hal ini dikarenakan mandi air hangat atau melakukan sauna akan mengakibatkan tubuh Anda mengalami overheating, dehidrasi dan pusing.

Saat hamil tubuh Anda akan lebih hangat daripada biasanya, hal ini dikarenakan perubahan hormon yang mengakibatkan meningkatnya suplai dari ke kulit. Perubahan hormon ini juga dapat menyebabkan ibu hamil mudah pusing.

Aktivitas mandi air hangat atau sauna dapat menyebabkan darah Anda semakin banyak yang disuplai ke kulit. Hal ini mengakibatkan suplai darah ke organ tubuh Anda seperti otak berkurang. Jika ini terjadi makan otak Anda akan kekurangan darah dan oksigen. Kondisi ini dapat menyebabkan Anda pingsan.

Selain itu, panas yang didapat dari aktivitas ini dapat menyebabkan gangguan pada tumbuh kembang bayi dalam kandungan, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan.

5. Kontak dengan Kotoran Kucing

Kotoran kucing dapat mengandung parasit Toxoplasma Gondii. Toxoplasma sangat berbahaya bagi ibu hamil, Parasite ini bisa mempengaruhi tumbuh kembang bayi dan dapat menyebabkan bayi lahir dengan cacat bawaan seperti kebutaan dan gangguan fungsi otak.

Gejala Anda Terkena Toxoplasmosis mirip gejala flu seperti : demam, tenggorokan sakit dan nyeri otot. Meski demikian, dalam beberapa kasus infeksi toxoplasma ini tidak menunjukan gejala diatas.

Ibu hamil harus rutin memeriksakan diri untuk menghindari infeksi toxoplasmosis ini. Meski demikian, sebagai langkah pencegahan hindari kontak dengan kotoran kucing peliharaan Anda.

6. Merokok

Merokok merupakan hal yang dilarang bagi setiap orang, terlebih bagi ibu hamil–meski sebagai perokok pasif–. Meski Anda tidak merokok, paparan asap rokok yang terhirup mengandung 4.000 bahan kimia yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

Ibu hamil yang menjadi perokok pasif berisiko mengalami :

  • Keguguran
  • Kelahiran Prematur
  • Bayi Lahir dengan Berat Minimal
  • Bayi Lahir dengan Gangguan Fokus dan Perilaku
  • Bayi Mati dalam Kandungan

7. Pijat

Meski banyak praktisi masseus yang mengatakan bahwa aktivitas pijat aman bagi ibu hamil, namun hal tersebut belum dibuktikan secara medis. Bagaimanapun, selalu ada risiko karena tekanan saat massage dapat mempengaruhi kehamilan Anda.

Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan lebih baik hindari melakukan pijatan pada bagian perut Anda.

8. Produk Pembersih

Sebagaimana halnya dengan cat, cairan kimia pada produk pembersih seperti pembersih lantai dan kaca merupakan Pantangan untuk Ibu Hamil Muda.

Pastikan baca label produk untuk mengetahui apakah produk tersebut aman bagi ibu hamil. Jika ada keadaan yang mengharuskan Anda untuk menggunakan produk pembersih pastikan Anda membaca tata cara penggunaan produk yang aman dan pastikan Anda tidak berada dalam ruangan tertutup.

9. Olahraga Berat

Melakukan olahraga merupakan hal yang baik untuk menjaga kesehatan Anda selama kehamilan. Namun, saat hamil Anda tidak dapat melakukan aktivitas olahraga yang berat.

Hal ini dikarenakan olahraga berat akan membebani perut Anda dapat menyebabkan gangguan kehamilan seperti keguguran atau kelahiran prematur.

Sebaiknya lakukan jenis olahraga ringan yang aman selama kehamilan seperti Berjalan Kaki atau berenang setiap dua hari sekali.

10. Radiasi sinar X-Ray

Jika memungkinkan sebaiknya hindari paparan sinar X-ray selama kehamilan. Radiasi sinar X-ray selama kehamilan dapat mempengaruhi bayi dalam kandungan seperti gangguan pertumbuhan fisik dan mental bayi dalam kandungan.

Selain itu, paparan sinar X-ray juga dapat menyebabkan bayi lahir dengan risiko penyakit kanker karena rusaknya sel-sel tubuh dan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal.

11. Produk Perawatan Kecantikan

Pantangan untuk Ibu Hamil selanjutnya adalah perawatan kecantikan. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa melakukan perawatan kecantikan seperti mewarnai rambut atau kuku dapat menyebabkan gangguan kehamilan.

Hal ini dikarenakan bahan kimia yang terhirup atau yang terserap oleh tubuh dapat menganggu tumbuh kembang bayi terutama pada kehamilan trimester pertama.

Selain produk perawatan rambut, aktivitas perawatan kulit juga dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan Anda. Dalam produk perawatan kulit terdapat bahan kimia yang membahayakan kehamilan, seperti :

  • Asam Salisilat
  • Avobenzone
  • Oksibenzone
  • Hydroquinone
  • Parabens
  • Retinol A
  • Benzoil Peroksida
  • Hidrokortison
  • Accutane

Semua bahan kimia tersebut jika terpapar oleh ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir dengan gangguan mental dan cacat fisik bawaan.

Oleh karena itu, sebanyak hindari perawatan kecantikan yang menggunakan produk kimia selama kehamilan.

12. Makanan Laut

Makanan pantangan ibu hamil yang pertama adalah makanan laut, hal ini disebabkan oleh kandungan merkuri yang terkandung dalam hewan laut yang dapat menyebabkan gangguan kehamilan seperti Gangguan sistem saraf pada janin, sistem kekebalan tubuh dan gangguan ginjal pada ibu.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan ikan yang tercemar merkuri terutama makanan laut seperti :

  • Ikan Hiu
  • Ikan Pedang
  • Ikan Todak
  • Ikan Kakap
  • Ikan Makerel
  • Ikan Tuna Mata Belo
  • Kerang

13. Makanan Mentah

Pantangan Makanan Ibu Hamil selanjutnya adalah bahan makanan mentah. mengonsumsi makanan mentah berisiko kehamilan Anda terinfeksi parasit toksoplasma.

Toksoplasma dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan menyebabkan bayi lahir dengan cacat fisik dan gangguan mental karena dapat menembus placenta kehamilan Anda.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan mentah seperti :

  • Sushi
  • Daging Setengah Matang
  • Telur Setengah Matang
  • Sayuran Mentah seperti Tauge dan Kemangi

14. Makanan Olahan

Saat hamil, ibu membutuhkan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin dalam kandungan. Oleh karenanya, penting untuk mengonsumsi protein hewani dan nabati secara seimbang.

Selama kehamilan, penting juga bagi Ibu hamil untuk menjauhi makanan olahan karena dapat dikatakan sebagai makanan sampah dengan beragam alasan seperti nutrisi yang hampir tidak ada, tinggi garam, tinggi kalori, tinggi lemak, dan tinggi gula yang dapat menimbulkan dampak negatif pada kehamilan.

Selain itu, kandungan lemak yang tinggi pada makanan olahan dapat menyebabkan kenaikan berat badan pada ibu hamil dan memicu beragam komplikasi seperti Tekanan Darah Tinggi, Diabetes Gestasional dan Komplikasi kehamilan.

Oleh karenanya, hindari makanan olahan seperti :

  • Makanan Cepat Saji
  • Ikan Kalengan
  • Daging kalengan
  • Sup Kalengan
  • Buah Kalengan
  • Sayur Kalengan
  • Pizza
  • Daging Ham
  • Hamburger
  • Daging Sosis
  • Minuman Kemasan
  • Makanan Kemasan

15. Susu tanpa Pasteurisasi

Pantangan orang hamil muda selanjutnya adalah mengonsumsi susu tanpa pasteurisasi. Hal ini dikarenakan susu yang tidak melewati proses sterilisasi kemungkinan mengandung beragam bakteri seperti Salmonella, Listeria, E.Colli dan Campylobacter.

Infeksi bakteri-bakteri tersebut dapat membahayakan kehamilan karena dapat memicu keguguran, kelahiran prematur atau bayi lahir dengan cacat bawaan.

Oleh karena itu, pastikan mengonsumsi susu atau jus yang telah melewati proses sterilisasi, baca pada label kemasan sebelum Anda membeli produk susu.

16. Jeroan

Sejatinya daging jeroan memiliki sejumlah nutrisi yang baik bagi kesehatan seperti Copper, vitamin A, Vitamin B12 dan Zat Besi.

Namun, ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin A yang berasal hewan, karena dapat menyebabkan keracunan vitamin A dan Copper dalam jeroan dapa menyebabkan masalah kehamilan dan gangguan fungsi hati pada ibu.

17. Buah Nanas

Pantangan Ibu Hamil Muda lainnya adalah buah nanas, hal ini dikarenakan kandungan Bromelain dalam nanas dapat melemahkan serviks ibu dan dapat menyebabkan keguguran.

Meski nanas sangat baik dikonsumsi saat program hamil untuk mempersiapkan rahim menyambut kehamilan. Namun, saat kehamilan trimester pertama nanas merupakan pantangan ibu hamil yang harus dihindari.

18. Buah Pepaya Muda

Buah pantangan ibu hamil selanjutnya adalah pepaya muda.

Kandungan getah pada pepaya muda dapat menyebabkan kontraksi rahim dan menyebabkan keguguran. Oleh karena itu, hindari konsumsi pepaya muda terutama pada saat memasuki trimester 3 kehamilan.

Sebaliknya saat hamil dianjurkan untuk mengonsumsi buah pepaya yang telah matang karena kandungan vitamin C dan nutrisi didalamnya penting dalam mengatasi asam lambung saat kehamilan.

19. Buah Anggur

Pantangan Buah bagi Ibu Hamil selanjutnya adalah buah anggur. Hal ini dikarenakan proses pembudidayaan anggur yang menggunakan pestisida dapat menganggu kehamilan.

Mengonsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan pestisida dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan keracunan pada ibu hamil.

Oleh karena itu, pastikan buah yang Anda konsumsi telah dicuci bersih untuk menghilangkan pestisida pada bagian luar kulit buah.

20. Kafein

Meski beberapa penelitian mengungkap bahwa dalam jumlah tertentu Kafein masih aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, ada baiknya Anda benar-benar menjauhi kafein selama kehamilan.

Hal ini dikarenakan, kafein dapat menembus placenta dan mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandungan. Kafein dapat menyebabkan detak jantung bayi dalam kandungan anda berdetak lebih cepat, menghalangi penyerapan zat besi dan berisiko menyebabkan keguguran.

Dalam penelitian lain mengungkapkan bahwa mengonsumsi kafein selama kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan minimal.

21. Alkohol

Alkohol benar-benar hal yang sangat dilarang saat hamil. Hal ini dikarenakan dampak negatif yang disebabkan oleh konsumsi alkohol sangat mengerikan.

Konsumsi alkohol dapat menyebabkan beragam masalah kehamilan seperti :

  • Gangguan Sistem Saraf Janin
  • Gangguan Perkembangan Otak Janin
  • Bayi Lahir dengan cacat Bawaan
  • Bayi Lahir dengan Gangguan Jantung
  • Bayi Lahir dengan Gangguan Mental

Hingga saat ini, belum para ahli belum menentukan berapa tinggi dosis yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Oleh karena itu, hindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol seperti :

  • Wine
  • Beer
  • Buah Durian
  • Buah Nangka
  • Buah Duku

Baca Juga: Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Demikian pembahasan mengenai Pantangan Ibu Hamil yang harus Anda hindari, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat bagi ibu dan bayi dalam kandungan.

Artikel Terkait

Manfaat Susu untuk Ibu Hamil Manfaat susu untuk ibu hamil tidak perlu diragukan lagi, susu memberikan Anda nutrisi yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi serta pasokan energi u...
Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil Manfaat kurma untuk ibu hamil berasal dari kandungan nutrisi seperti protein, serat dan beragam vitamin serta rendah lemak. Kandungan serat dalam buah...
Vitamin Ibu Hamil Untuk membantu tumbuh kembang bayi dalam kandungan, mengonsumsi makanan sehat selama kehamilan merupakan keharusan. Namun, mengonsumsi vitamin ibu ham...
Olahraga Ibu Hamil Olahraga untuk ibu hamil haruslah aktifitas yang aman dan tidak memiliki gerakan yang berat serta membahayakan kandungan.Rutin berolahraga saat ha...
Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Menjaga asupan nutrisi selama kehamilan merupakan hal yang penting. Saat hamil, tubuh Anda membutuhkan tambahan vitamin dan mineral untuk membantu tum...