Masalah Kehamilan

Selama proses kehamilan sudah barang tentu Anda akan mendapati masalah-masalah yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Apa saja masalah kehamilan yang sering terjadi?

Berikut ini 15 Masalah kehamilan yang umum terjadi selama kehamilan, mengetahui hal ini dapat menghindarkan Anda dari perasaan was-was yang dapat muncul terkait perubahan pada tubuh Anda. Simak ulasannya berikut ini sebagaimana dikutip dari MomJunction.com.

Masalah Kehamilan yang Sering Terjadi

1. Gusi Berdarah

Saat hamil, Anda mungkin akan mengalami gusi bengkak yang disertai nyeri terutama saat Anda menyikat gigi. Anda juga mungkin akan mendapati darah pada saat menyikat gigi, hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon selama kehamilan.Kondisi ini disebut sebagai gingivitis kehamilan, dan juga seringkali sebagai indikasi adanya masalah kesehatan gusi. Bila hal ini terjadi ada baiknya Anda segera mengkonsultasikan dengan dokter kehamilan dan dokter gigi.

2. Kepanasan

Saat hamil, sering merasa gerah atau kepanasan merupakan hal yang wajar. Hal ini terjadi karena perubahan hormon tubuh Anda yang menyebabkan meningkatnya suplai dari ke kulit sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat pula.

Anda mungkin akan mengalami keringat yang keluar dengan deras dan merasakan ketidaknyamanan saat mengalami hal ini. Perbanyak minum air putih untuk menggantikan cairan yang hilang.

3. Mengompol

Anda juga akan mudah sekali mengompol saat Anda berjalan, batuk, bersin dan bahkan ketika tertawa. Meski hal tersebut memalukan namun merupakan masalah kehamilan yang sering terjadi saat hamil dan beberapa waktu setelah persalinan.

Saat hamil, otot rahim akan meregang dalam persiapan menyambut janin yang semakin membesar. Artinya, Anda kehilang kontrol terhadap otot rahim. Untuk mengatasi hal ini Anda dapat melakukan olahraga untuk ibu hamil yang dapat menguatkan otot panggul dan dapat mengurangi frekuensi ngompol selama kehamilan.

4. Susah Buang Air Besar

Banyaknya perubahan hormon saat hamil dapat menyebabkan Anda mengalami sembelit atau susah buang air besar. Untuk mencegah hal ini, minum air putih sebanyak delapan hingga sepuluh gelas setiap harinya dan konsumsi makanan berserat agar melancarkan sistem pencernaan Anda.

5. Mimpi Buruk

Mungkin terdengar menyeramkan, namun mengalami mimpi buruk selama kehamilan merupakan hal yang wajar. Dalam beberapa kasus, mimpi yang Anda alami terkesan sangat aneh dan dapat mempengaruhi psikologis Anda, untuk itu jangan terlalu ambil pusing terkait hal tersebut.

Mengalami mimpi buruk merupakan hal yang normal saat Anda hamil. Bagi Anda yang baru pertama kali hamil, hal ini dapat mengakibatkan kecemasan dan kebingungan karena Anda akan mencoba mencari arti dari setiap mimpi Anda. Perubahan hormon dan kecemasan merupakan kombinasi yang menyebabkan Anda mengalami mimpi buruk saat hamil.

6. Mudah Lelah

Terkadang Anda akan mudah sekali lelah, terutama saat memasuki trimester pertama kehamilan dan dalam banyak kasus terjadi pada trimester ketiga kehamilan.

Banyak perubahan hormon membuat Anda mengalami perasaan lelah sepanjang waktu, bahkan bila Anda cukup beristirahat. Bila hal ini terjadi, ikuti kemauan tubuh Anda untuk beristirahat dan hindari aktivitas fisik terlalu banyak yang dapat menyebabkan Anda lelah.

Trimester Pertama Kehamilan:

Kehamilan 1 Bulan
Kehamilan 2 Bulan
Kehamilan 3 Bulan

7. Gatal pada Kulit

Saat hamil, tubuh Anda akan memproduksi darah dan memompanya ke kulit hal ini dapat menyebabkan timbulnya rasa gatal pada kulit.

Saat memasuki trimester ketiga kehamilan atau ketika perut Anda semakin membesar, kulit akan meregang dan hal ini dapat menyebabkan rasa gatal pada area kulit perut Anda.

Rasa gatal yang ringan merupakan hal yang wajar dan dialami banyak ibu hamil. Namun, jika gatal berlangsung sering dan parah segera periksakan diri Anda ke dokter karena dikhawatirkan efek dari kondisi Obstetric cholestasis atau Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy.

8. Sakit Kepala

Anda mungkin akan mengalami gejala sakit kepala ringan pada trimester pertama kehamlan. Namun, pada beberapa kasus ibu hamil mengalami sakit kepala berat dan menganggu aktifitas.

Sakit kepala saat hamil disebabkan oleh perubahan hormon pada tubuh ibu hamil. Untuk mengatasi hal ini, cobalah lakukan olahraga yoga atau teknik relaksasi lainnya. Selain itu, penting untuk menjaga waktu istirahat dan kebutuhan air putih setiap harinya.

9. Asam Lambung Naik

Lagi-lagi perubahan hormon mengakibatkan masalah kehamilan, perubahan kadar hormon dapat menyebabkan masalah pencernaan. Umumnya terjadi pada trimester kedua kehamilan.

Selain itu, pertumbuhan janin dalam kandungan yang semakin membesar dapat menekan perut Anda, hasilnya dapat menyebabkan naiknya asam lambung atau disebut GERD.

Untuk mengatasi hal tersebut, konsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering, hindari makanan pantangan ibu hamil seperti makanan berminyak dan makanan pedas karena dapat menyebabkan naiknya asam lambung.

Trimester Kedua Kehamilan:

Kehamilan 4 Bulan
Kehamilan 5 Bulan
Kehamilan 6 Bulan

10. Mimisan

Mimisan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Oleh karena itu, jangan panik saat hal ini terjadi.

Perubahan hormon dapat menyebabkan kulit Anda mengering, sehingga gesek sedikit saja pada hidung Anda dapat menyebabkan luka dan menyebabkan mimisan saat hamil. Oleh karena itu, hadapi hal ini dengan kepala dingin.

11. ASI Merembes Keluar

Saat memasuki trimester ketiga, tubuh Anda mempersiapkan diri dengan memproduksi ASI. Oleh karena itu, merupakan hal yang wajar ketika Anda mendapati payudara Anda mengeluarkan cairan yang disebut Colostrum, colostrum merupakan ASI pertama yang diproduksi oleh tubuh Anda.

Trimester Ketiga Kehamilan:

Kehamilan 7 Bulan
Kehamilan 8 Bulan
Kehamilan 9 Bulan

12. Keputihan

Selama kehamilan, mungkin Anda akan mendapati meningkatnya keputihan, tidak hanya jumlah, tapi juga teksture dan bau dari keputihan tersebut.

Namun, jangan khawatir karna hal tersebut merupakan hal yang normal. Saat hamil, dinding vagina akan melembut dan keputihan yang keluar membantu menurunkan risiko infeksi yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.

13. Keluar Flek Darah

Keluarnya flek darah dari vagina saat hamil merupakan hal yang umum dan normal terjadi, jika hal ini terjadi konsultasikan kepada dokter kandungan Anda.

Flek darah yang keluar saat trimester pertama kehamilan disebut Spotting, hal ini terjadi karena embrio menempel pada dinding rahim.

Jika Anda mendapati flek darah saat 12 minggu pertama kehamilan, hal tersebut juga bisa jadi pertanda keguguran atau kehamilan ektopik. Namun, jangan panik terlebih dahulu banyak wanita hamil yang mengalami flek darah namun memiliki kehamilan yang sehat. Cara terbaik adalah dengan konsultasi dengan dokter sesegera mungkin.

14. Sulit Tidur

Seperti halnya mudah lelah, saat hamil Anda juga dapat mengalami sulit tidur.

Perubahan pada tubuh dan ketidakseimbangan hormon dapat mengakibatkan Anda akan mengalami gangguan tidur atau insomnia selama kehamilan. Seiring bertambahnya usia kehamilan dan besarnya perut dapat membuat tekanan saat Anda berbaring.

Jangan terlalu khawatir, pelajari posisi tidur ibu hamil dan temukan posisi yang dapat membuat Anda nyaman.

Baca Juga: Vitamin untuk Ibu Hamil

15. Nyeri Panggul

Nyeri panggul merupakan masalah kehamilan yang banyak dikeluhkan. Nyeri Panggul saat hamil dikenal sebagai Pregnancy-Related Pelvic Girdle Pain (PPGP) atau Symphysis Pubis Dysfunction (SPD)

Gejala yang timbul adalah nyeri pada kedua sisi punggu bagian bahwa, nyeri pad area diantara vagina dan anus dan nyeri pada area tulang kemaluan.

Dapat dapat merasakan nyeri saat Anda berjalan, merubah posisi tidur, menaiki tanggal atau berdiri satu kaki. Jika hal ini terjadi, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

Demikian pembahasan mengenai Masalah Kehamilan yang Sering Terjadi, hal yang harus diingat adalah saat hamil tubuh Anda mengalami perubahan dan banyak diantaranya yang menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh Anda. Dan kehamilan merupakan hal yang unik, beberapa orang mengalami beberapa gejala diatas, namun yang lainnya belum tentu mengalaminya.

Tinggalkan komentar