Kehamilan Ektopik

2 min read

Kehamilan Ektopik adalah kondisi dimana sel telur yang sudah dibuahi menempel diluar dinding rahim, itulah mengapa kehamilan ektopik disebut juga sebagai hamil diluar kandungan.

Sel telur yang menempel diluar rahim tidak dapat bertahan hidup, jika terus dibiarkan berkembang komplikasi kehamilan ini dapat menyebabkan pendarahan hebat dan kerusakan organ yang dapat mengancam nyawa ibu hamil.

Kehamilan ektopik memerlukan tindakan medis dengan segera untuk menghindari komplikasi kesehatan pada ibu hamil, meningkatkan peluang untuk kehamilan di masa depan dan mengurangi risiko masalah kesehatan pada ibu hamil.

Gambar Kehamilan Ektopik
Gambar Kehamilan Ektopik – Sumber: Wikimedia

Gejala Kehamilan Ektopik

Dalam banyak kasus, kehamilan ektopik terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan. Anda mungkin tidak menyadari bahwa saat itu terjadi Anda sedang hamil dan tidak sadar akan gejala yang timbul.

Mengutip Webmd, umumnya gejala pertama hamil diluar kandungan adalah keluarnya flek darah dari vagina dan nyeri pinggang, kemudian diikuti dengan gejala-gejala lain seperti:

  • Mual dan muntah yang disertai nyeri
  • Kram Perut
  • Nyeri pada satu sisi tubuh Anda
  • Sering pusing
  • Tubuh sering lemas
  • Sering pingsan
  • Nyeri pada bagian pundak, leher dan dubur.

Kehamilan ektopik dapat menyebabkan tuba falopi pecah. Jika hal tersebut terjadi, dapat menyebabkan rasa sakit dan pendarahan hebat. Segera hubungi dokter kandungan bila Anda mengalami pendarahan pada vagina yang disertai dengan sakit kepala, nyeri pundak dan bahkan pingsan.

Penyebab Kehamilan Ektopik

Penyebab komplikasi kehamilan ini masih belum diketahui pasti. Namun, dalam beberapa kasus beberapa kondisi dibawah ini disebut sebagai penyebab kehamilan ektopik:

  • Peradangan dan luka pada tuba falopi karena pernah mengalami infeksi atau operasi.
  • Penyakit Radang Panggul atau Pelvic Inflammatory Disease (PID)
  • Hamil pada usia 35 tahun keatas
  • Penyakit Menular Seksual
  • Pernah memiliki riwayat Kehamilan Ektopik
  • Penggunaan obat-obatan kesuburan
  • Proses kehamilan melalui Program Bayi Tabung
  • Penggunaan alat KB jenis IUD
  • Kebiasaan Merokok

Cara Mencegah Kehamilan Ektopik

Dalam beberapa kasus, pencegahan komplikasi kehamilan ini hampir sulit dilakukan. Namun, Mayoclinic memberikan panduan agar Anda dapat mencegah kehamilan ektopik dengan menjaga kesehatan organ reproduksi Anda. Selalu gunakan kondom saat berhubungan seksual dan hindari berganti-ganti pasangan, hal ini bertujuan untuk menghindari penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan peradangan pada tuba falopi.

Rutin memeriksakan kesehatan diri dengan melakukan pemeriksaan ginekologi dan skrinning penyakit menular seksual juga merupakan upaya mencegah penyakit ini. Dan terakhir, hindari kebiasaan rokok atau terpapar asap rokok.

Penanganan Medis

Karena sel telur tidak dapat bertahan bila tumbuh diluar rahim, jaringan tersebut harus disingkirkan untuk mencegah komplikasi kesehatan serius pada ibu hamil. Untuk mengatasi Kehamilan Ektopik, ada dua pendekatan yang umumnya dilakukan oleh dokter, berikut penjelasannya:

  • Pengobatan. Jika tuba falopi Anda tidak pecah dan kehamilan Anda belum berkembang terlalu jauh, umumnya dokter akan memberikan suntika Methotrexate yang dapat menghentikan pertumbuhan sel telur dan tubuh Anda akan menyerapnya. Kebanyakan hamil diluar kandungan dapat diatasi dengan pemberikan suntikan methotrexate jika di diagnosa dini.
  • Operasi. Dalam kasus yang parah, tindakan operasi diperlukan, umumnya disebut Laparoscopy. Dokter akan membuat sayatan kecil pada perut bagian bawah dan memasukan instrumen kecil yang disebut laparoscope untuk menyingkirkan sel telur. Jika tuba falopi Anda telah rusak, dokter umumnya akan mengangkat juga. Dalam kondisi tertentu seperti pendarahan hebat dan dokter menduga tuba falopi Anda pecah, dokter akan melakukan tindakan operasi besar yang disebut laparotomy.
Hasil USG Kehamilan Ektopik
USG Kehamilan Ektopik – Sumber Embryology

Demikian pembahasan mengenai Kehamilan Ektopik, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mengenali beragam masalah kehamilan.

Kenali Komplikasi Kehamilan lainnya:
Mengenal Preeklamsia pada Kehamilan
Kenali Gejala-gejala Plasenta Previa

Artikel Terkait

Masalah Kehamilan Kehamilan merupakan kondisi spesial dalam hidup Anda, sudah pasti rasa antusias meliputi Anda beserta pasangan dalam menghitung hari dan mengikuti per...
Keguguran Keguguran adalah gugurnya janin sebelumnya kehamilan mencapai usia 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi momok b...
Gatal pada Ibu Hamil Mengapa ibu hamil sering mengalami gatal? gatal pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Lebih dari 20 persen ibu ha...
Air Ketuban Sedikit Air ketuban merupakan bagian dari sistem pendukung bayi dalam kandungan. Air ketuban melindungi bayi dan membantu proses pengembangan otot, anggota tu...
Kelelahan saat Hamil Kelelahan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Belum ada yang menyimpulkan apa yang menjadi pe...