Kehamilan 7 Bulan

4 min read

Selamat datang di Trimester Ketiga kehamilan, Anda memasuki fase tiga bulan terakhir menjelang persalinan.

Kehamilan 7 Bulan menjadi penanda Anda memasuki trimester 3 kehamilan, dimulai pada minggu ke 29 hingga 32. Mulai saat ini hingga menjelang persalinan Anda harus memeriksakan kandungan Anda setiap dua minggu sekali.

Dalam artikel kali ini kami akan mengulas mengenai tumbuh kembang janin dalam kandungan serta perubahan pada ibu hamil pada kehamilan 7 bulan.

Keluhan Ibu Hamil

Memasuki usia kandungan 7 bulan Anda mungkin akan mengalami perut kencang, terutama di area sekitar rahim. Selain itu, Beberapa gejala hamil 7 bulan lainnya meliputi:

1. Kontraksi Palsu

Karena perkembangan kehamilan Anda, Anda mungkin akan merasakan perut kencang pada saat memasuki usia kehamilan 7 bulan. Perut Anda mengencang selama 30 detik hingga beberapa menit.

Kondisi ini dinamakan Braxton Hicks atau Kontraksi Palsu. Kontraksi merupakan tanda awal proses persalinan. Gejala ini muncul secara acak, tidak teratur dan seringnya tanpa disertai rasa sakit. Bagi mereka yang pertama kali hamil, seringkali tidak menyadari gejala ini.

Hingga saat ini belum ditemukan alasan terjadinya kejang otot perut ibu hamil. Beberapa mengungkapkan bahwa hal tersebut terjadi karena hormon kehamilan mengirimkan sinyal kepada tubuh sebagai persiapan persalinan.

Selain itu, kontraksi palsu juga dapat disebabkan tubuh ibu hamil kekurangan cairan.

2. Keputihan

Keputihan saat hamil 7 Bulan merupakan hal yang umum dan dapat terjadi karena beberapa alasan. Pada awal kehamilan, keputihan terjadi untuk mencegah infeksi virus dan bakteri yang masuk lewat vagina ke rahim. Seiring bertambahnya usia kehamilan dan tumbuh kembang bayi dalam kandungan yang menekan rahim sehingga menyebabkan keputihan.

Untuk mencegah ketidaknyamanan gunakan panytliner dan hindari menyemprot area vagina karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri dan menyebabkan infeksi, pun demikian dengan mengelap dan mencuci area sensitif secara langsung. Keputihan saat hamil umumnya tidak berbau dan berwarna bening.

3. ASI Merembes

Beberapa wanita hamil mengalami payudara mengeluarkan cairan yang disebut Colostrum, atau sering disebut ASI Merembes. Kondisi ini merupakan hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Faktanya kondisi tersebut merupakan tanda tubuh Anda mempersiapkan diri untuk menyusui. ASI Merembes biasanya terjadi pada trimester 3 kehamilan, namun beberapa mengalami saat menginjak usia kandungan 5 bulan. Gunakan breast pad untuk mencegah ASI merembes pada pakaian ibu hamil.

Sembilan dari Sepuluh kasus ASI merembes tidak menyebabkan masalah serius pada kehamilan. Namun, jika asi merembes disertai dengan campuran darah sebaiknya hubungi dokter.

4. Sembelit

Sembelit merupakan keluhan ibu hamil yang di mulai saat trimester 1 hingga menjelang persalinan. Hormon kehamilan menyebabkan otot-otot di area sekitar perut menjadi lemas dan memperlambat proses pencernaan. Meski kondisi ini membuat tidak nyaman, namun faktanya bayi dalam kandungan Anda justru di untungkan karena memaksimalkan penyerapan nutrisi.

Seiring pertumbuhan janin Anda yang menekan perut menyebabkan makanan yang Anda makan terdorong kembali ke atas dan menyebabkan sensasi rasa terbakar. Bila hal itu terjadi, sebaiknya konsumsi makanan dalam porsi kecil dan kunyah makanan secara perlahan.

5. Mudah Lupa

Adalah kondisi dimana hormon kehamilan menyebabkan kerja otak melambat sehingga menyebabkan Anda mudah lupa. Yang harus Anda lakukan adalah berusaha rilex dalam menjalani kehamilan, pahami bahwa perubahan yang terjadi pada ibu hamil merupakan hal yang normal.

6. Insomnia

Susah tidur juga merupakan salah satu keluhan pada saat hamil 7 bulan. Insomnia saat hamil membuat Anda sulit tidur, kondisi ini dapat membuat ibu hamil mudah lelah pada siang hari dan menyebabkan beragam keluhan kehamilan lainnya.

7. Keringat Berlebih

Keluhan lainnya adalah meningkatnya produksi keringat pada lipatan tubuh Anda. Gunakan pakaian khusus ibu hamil dengan bahan katun dan hindari pakaian dengan bahan sintetis yang menghambat sirkulasi udara pada tubuh Anda. Hindari menggunakan deodoran karena kandungan kimia pada produk deodoran dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

Perkembangan Janin 7 Bulan

Mengutip Momjunction, janin usia 7 bulan telah memiliki berat badan 1,5 kg dan memiliki panjang dari kepala hingga kaki 40 cm. Janin dalam kandungan Anda telah dapat mendengar dan bereaksi terhadap suara.

Tidak seperti sebelumnya, bayi Anda telah memiliki pola tidur. Trimester ketiga kehamilan merupakan fase krusial untuk perkembangan otak bayi Anda. Saat ini janin Anda sudah dapat merasakan rasa sakit.

Kulit bayi Anda telah berubah warna menjadi merah dan masih berkerut, telah terdapat lemak tips yang terbentuk di bawah kulit. Tangan dan jari-jemarinya telah terbentuk dengan sempurna dan dapat digerakkan. Mungkin Anda akan melihat hasil foto USG 7 Bulan bayi Anda dalam posisi mengemut jempol jarinya, hal ini bagus karena dapat membantu menguatkan otot rahang bayi dalam kandungan.

Janin usia 7 bulan aktif bergerak dan menendang daripada bulan sebelumnya. Memasuki usia kehamilan 8 bulan, kelopak mata bayi Anda akan terbuka dan mampu berkedip bila terkena cahaya terang.

Rambut di kepala akan terlihat mulai menebal daripada sebelumnya, bayi Anda berangsur-angsur memiliki lemak–terutama di area sekitar lengan dan kaki. Lemak ini akan membantu bayi Anda dari perubahan suhu ketika dilahirkan kelak.

 

 

Gambar Janin 7 Bulan
Foto USG Janin usia 7 Bulan – Sumber MotherHow

Fase Perkembangan Janin :

Menjaga Kehamilan yang Sehat

1. Makanan Sehat

Salah satu cara menjaga kehamilan adalah dengan mengonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil untuk mendukung perkembangan kognitif dan kemampuan visual bayi Anda. Untuk itu perbanyaklah konsumsi makanan sumber asam lemak omega-3 seperti Ikan, Walnut dan Makanan laut lainnya.

Protein merupakan salah satu nutrisi esensial yang membantu bayi tumbuh, makanan sumber protein adalah Ikan, Daging Rendah Lemak, dan Telur.

Zat Besi juga nutrisi penting untuk ibu hamil untuk menjaga kehamilan tetap sehat dan tetap mendukung tumbuh kembang bayi, untuk itu konsumsi makanan seperti Daging Merah, Telur, Legum, Sereal, dan Suplemen Vitamin C.

Selain itu, Konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran agar ibu hamil terhindari dari hemoroid.

2. Olahraga

Mendekati waktu persalinan Anda disarankan untuk tetap aktif berolahraga ringan. Lakukan senam hamil untuk membantu mempersiapkan tubuh Anda menjelang persalinan, selain itu lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki juga baik untuk ibu hamil trimester ketiga.

Berolahraga dapat membantu meringankan ketidaknyamanan karena terlalu duduk atau berdiri.

3. Cek Kehamilan

Memasuki usia Kandungan 7 Bulan, Anda harus memperhatikan jadwal cek kehamilan dua minggu sekali. hal ini penting untuk mengetahui kondisi kehamilan Anda seperti :

Mengetahui perkembangan berat badan dan ukuran janin Anda.
Jika berat badan bayi Anda tidak bertambah, maka Anda dapat memperbaiki makanan yang baik selama kehamilan.
Mengetahui Posisi janin Anda pada 7 bulan kehamilan.
Trimester ketiga kehamilan merupakan fase krusial perkembangan bayi Anda, sehingga jika memungkin untuk dipantau setiap minggunya.

4. Cek Darah

Penting bagi Anda untuk selalu memperhatikan tingkat sel darah merah Anda. Selain itu pemeriksaan darah dapat menjadi krusial karena jika Anda memiliki rhesus darah negatif dokter akan melakukan test untuk memastikan bahwa tubuh Anda tidak memproduksi antibodi.

5. Latihan Olah Nafas dan Meditasi

Menjaga tubuh dan pikiran tetap positif merupakan hal yang penting menjelang persalinan. Melakukan latihan pernafasan dan meditasi merupakan salah satu cara untuk menjaga pikiran anda tetap positif dan tubuh Anda Rileks.

6. Pantangan Kehamilan

Hindari berbagai pantangan ibu hamil yang harus Anda hindari agar kehamilan Anda tetap sehat. Pantangan ibu hamil yang pertama adalah Asap Rokok, kandungan kimia yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ibu hamil dan menyebabkan gangguan tumbuh kembang janin Anda.

Selanjutnya adalah mengangkat beban berat karena dapat menyebabkan kontraksi pada otot perut dan berisiko menyebabkan Anda kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Selain aktivitas berbahaya hindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein dan alkohol karena dapat membahayakan kehamilan Anda.

7. Posisi Tidur

Posisi tidur ibu hamil yang baik adalah dengan tidur miring ke kiri, posisi ini baik dalam melancarkan sirkulasi pada perut sehingga tidak mengganggu perkembangan bayi dalam kandungan.

Baca Juga:
Hal-hal yang Dilarang bagi Ibu Hamil
Vitamin Kehamilan yang Baik
Olahraga yang Aman bagi Ibu Hamil
Makanan Sehat Ibu Hamil

8. Berhubungan Sex

Sebenarnya tidak ada larangan berhubungan sex saat hamil 7 bulan selama kondisi kehamilan Anda dalam kondisi prima. Mengutip MotherHow untuk menghindari kontraindikasi medis sebaiknya gunakan kondom saat berhubungan untuk mengurangi risiko infeksi intrauterine.

Demikian pembahasan mengenai Kehamilan 7 Bulan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam menjaga proses kehamilan hingga persalinan.

Artikel Terkait

Kehamilan 9 Bulan Selamat! Anda kini tinggal menunggu waktu untuk proses persalinan.Saat memasuki usia kandungan 9 bulan, Anda benar-benar harus mempersiapkan diri ...
Kehamilan 8 Bulan Anda semakin mendekati waktu persalinan, pada trimester ketiga kehamilan akan membuat segala hal terasa sulit dan menguras emosi. Namun, Anda harus te...