Kehamilan 6 Bulan

4 min read

Kehamilan 6 Bulan

Masa yang menyenangkan selama kehamilan akan tiba. Memasuki kehamilan 6 bulan, Anda harus menyibukan diri untuk mencari informasi terkait persiapan persalinan.

Perkembangan bayi dalam kandungan Anda akan mengalami peningkatkan yang pesat. Di sisi lain, perut ibu hamil usia 6 bulan akan lebih bulat. Tekanan ini akan semakin memberikan tekanan pada otot dan tulang belakang.

Berikut ini merupakan penjelasan mengenai kehamilan 6 bulan dan hal-hal yang Anda berubah pada ibu dan bayi dalam kandungan, sebagaimana dikutip dari Momjunction :

Kehamilan 6 Bulan dan Keluhannya

Memasuki usia kandungan 6 bulan gejala morning sickness dan gangguan kehamilan lainnya akan berkurang. Anda mengira bahwa mulai titik ini kehamilan Anda akan berjalan santai. Namun, sayangnya muncul keluhan kehamilan baru yang muncul pada usia kehamilan 6 bulan. Berikut ini keluhan yang umumnya Anda alami.

1. Edema

Pada kehamilan 6 bulan, Anda mungkin akan mengalami pembengkakan di area kaki, pergelangan kaki dan tangan, hal ini disebut dengan Edema. Secara teknis hal ini dikarenakan tubuh Anda menahan cairan di antara otot untuk memberikan asupan pada Anda dan bayi dalam kandungan.

Bersamaan dengan peningkatan tekanan pada pinggul Anda, edema menyebabkan pembengkakan di tangan dan kaki, bahkan pada beberapa kasus ibu hamil mengalami pembengkakan di area wajah khususnya sekitar mata. Hal ini merupakan hal yang umum dan ciri-ciri ibu hamil yang normal.

Meski merupakan hal yang normal, terdapat kondisi tertentu yang harus Anda waspadai yakni ketika pembengkakan disertai dengan komplikasi tekanan darah tinggi, karena merupakan gejala Pre-Eklampsia

2. Gangguan Pencernaan

Sembelit atau susah buang air besar merupakan hal yang umum terjadi pada ibu hamil. Terdapat beberapa alasan mengapa sembelit kerap terjadi pada ibu hamil, alasan pertama adalah perubahan hormon yang mempengaruhi otot di sekitar perut yang menjadikannya lambat dalam mencerna.

Alasan kedua adalah Tumbuh kembang janin dalam kandungan Anda menekan otot perut dan menyebabkan sembelit. Selain itu, konsumsi vitamin ibu hamil juga menyebabkan perut kembung.

Sembelit merupakan gangguan kehamilan yang umum terjadi, untuk mengatasinya penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih dua liter setiap hari, mengonsumsi makanan ibu hamil yang kaya serat dan rutin berolahraga.

3. Nafsu Makan Meningkat

karena tumbuh kembang bayi dalam kandungan Anda yang semakin besar setiap harinya sehingga menuntut asupan nutrisi untuk mendukung hal tersebut. Hal tersebut menjadikan tubuh Anda mudah lapar dan nafsu makan meningkat pada trimester kedua kehamilan.

Mengingat Anda mungkin kesulitan mengontrol nafsu makan, jangan membatasi diri dalam mengonsumsi makanan. Namun, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang sehat.

Pilihlah makanan kaya akan kandungan nutrisi dan hindari makanan cepat saji yang tidak memiliki nilai gizi bagi tubuh ibu dan bayi.

4. Mendengkur

Mendengkur atau ngorok merupakan salah satu ciri ibu hamil 6 bulan. Hal ini dikarenakan perubahan hormon pada ibu hamil menyebabkan pembengkakan selaput lendir. Selain itu, peningkatkan berat badan juga dapat menyebabkan ibu hamil mengorok.

Ibu hamil yang mengalami peningkatan berat badan mengalami pembengkakan otot di area sekitar leher dan kepala. Anda perlu memperhatikan keluhan ini, karena mendengkur dapat menjadi indikator gejala diabetes gestasional.

Tidurlah pada sisi kiri tubuh Anda untuk melancarkan sirkulasi udara.

5. Nyeri Punggung

Nyeri Punggung merupakan gejala yang mungkin Anda akan alami hingga proses persalinan. Hormon kehamilan melemaskan otot di area panggul dan perut bagian bawah sebagai persiapan proses persalinan.

Berat badan dan ukuran janin yang terus bertambah pada rahim Anda memberkan tekanan pada punggung bawah Anda yang menyebabkan nyeri punggung.

6. Insomnia

Insomnia atau susah tidur sering menghinggapi wanita hamil ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Namun, bagi mereka yang memasuki usia 6 bulan kehamilan juga mulai merasakan masalah kehamilan ini.

Banyak masalah yang menyebabkan ibu hamil mengalami insomia. Pertama, seringnya buang air kecil menyebabkan turunnya kualitas tidur ibu hamil, adapun bayi Anda aktif bergerak membuat Anda sulit tidur.

Alasan kedua adalah perubahan hormon dan keluhan asam lambung yang membuat Anda sulit tidur di malam hari. Untuk mengatasi adalah makanan malam dua jam sebelum tidur dan makanan dengan perlahan. Hal tersebut dapat mencegah naiknya asam lambung dan membuat tidur Anda lebih berkualitas.

Selain itu, hindari konsumsi kafein yang dapat menyebabkan naiknya adrenalin sehingga membuat sulit tidur.

7. Sakit Badan

Kehamilan 6 bulan Anda akan mulai mengalami keluhan sakit-sakit pada anggota tubuh Anda dan membuat Anda mudah lelah. Hal ini disebabkan rahim Anda terus membesar yang menyebabkan sendi dari area panggul dan perut Anda meregang karena tekanan. Hal ini menyebabkan rasa sakit di area perut Anda.

Hal ini masih dalam tahap normal, namun jika sakit berlangsung dalam jangka waktu lama sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

8. Varises

Kehamilan menyebabkan suplai darah dalam tubuh ibu hamil meningkat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung tumbuh kembang janin dalam perut Anda, efek samping dari hal ini adalah pembuluh darah Anda mengalami pembengkakan dan menyebabkan varises yang muncul di area tubuh seperti paha dan lipatan tubuh.

Selain itu, peningkatkan volume darah dan tekanan darah akan menyebabkan sensasi kesemutan pada tangan dan kaki Anda.

9 Hemorrhoids

Beberapa ibu hamil melaporkan keluhan hemoroid atau keluarnya darah lewat anus. Hal ini disebabkan oleh rusaknya rektum karena tekanan rahim yang membesar. Luka yang pada rektum dan varises dapat menyebabkan sembelit.

10. Stretchmarks

Pada kehamilan 6 bulan, kulit di area sekitar perut akan terasa gatal karena kering yang disebabkan kulit meregang. Anda dapat menggunakan krim khusus untuk mengatasi stretchmarks.

Perkembangan Janin Usia 6 Bulan

Bagaimanan perkembangan janin pada usia 6 bulan? tumbuh kembang bayi Anda tumbuh sangat cepat pada enam bulan kehamilan, tidak hanya ukuran yang bertambah menjadi 20 cm berat badan janin Anda juga mengalami peningkatan pesat daripada bulan sebelumnya.

  • Kelopak mata akan terlihat jelas pada saat ini. Kulit bayi dalam kandungan Anda tampak lebih merah muda karena pembuluh darah yang terbentuk di bawah kulit.
  • Organ paru-paru berkembang lebih jauh sebelum benar-benar berfungsi secara sempurna. Pada kehamilan enam bulan, gerakan bayi Anda akan semakin aktif merespon rangsangan suara dari luar.
  • Perkembangan janin Anda juga mengalami penyempurnaan Vernix Caseosa–sejenis lapisan lilin yang melindungi kulit bayi Anda dari pengeriputan saat mengambang pada air ketuban.
  • Menjelang tujuh bulan kehamilan, kuku tangan dan jari bayi Anda akn berkembang lebih panjang dan dapat terlihat saat melakukan cek USG. Selain itu, janin Anda akan mulai dapat mencecap rasa lewat air ketuban. Bayi Anda akan merespon rasa yang ditimbulkan lewat makanan yang Anda konsumsi, sehingga saat Anda mengonsumsi makanan pedas bayi Anda menjadi tidak nyaman dan bergerak lebih aktif dari biasanya.
  • Detak jantung bayi anda juga berdetak cukup kencang hingga dapat didengan melalui stetoskop dan mungkin Anda dapat merasakannya saat meletakan telapak tangan di perut Anda.
Foto Hasil USG Kehamilan 6 Bulan
USG Kehamilan 6 Bulan – Sumber MotherHow

Fase Perkembangan Janin:

Cara Menjaga Kehamilan 6 Bulan

1. Konsumsi Makanan Sehat

Memasuki kehamilan enam bulan, Anda dituntut untuk mengonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan pantangan seperti junk food.

Bayi dalam kandungan Anda membutuhkan asupan nutrisi seperti asam folat, zat besi dan kalsium untuk mendukung pertumbuhannya.

Asam folat dibutuhkan untuk membantu tubuh Anda memproduksi sel darah merah untuk menyuplai kebutuhan nutrisi janin Anda.

Zat besi bermanfaat untuk mencegah anemia dan membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh Anda dan bayi.

Kalsium dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan tulang bayi Anda.

Nutrisi di atas bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau dan kalsium dari produk susu rendah lemak.

Konsumsi buah-buahan segar–dan aman bagi ibu hamil– dapat membantu Anda untuk memenuhi nutrisi lain yang baik untuk tubuh Anda

2. Posisi Tidur

Untuk menghindari gangguan pencernaan, tidur pada sisi kiri. Posisi tidur ini akan mengurangi beban tekanan pada rektum. Selain itu, hal ini bermanfaat melancarkan sirkulasi udara dan menghindari mendengkur.

3. Mengurangi Rasa Nyeri

Hindari mengangkat benda berat atau posisi tubuh yang bertumpu pada kedua kaki Anda. Lakukan peregangan pada tangan dan kaki Anda untuk mengurangi rasa nyeri, kelalahan dan pembengkakan pada persendian Anda.

5. Hindari Stress

Hindari stress dan ketakutan Anda akan proses persalinan dengan banyak membaca informasi terkait proses persalinan. Hal ini dapat membantu meringankan ketegangan dan pikiran berlebihan Anda.

Anda dapat mengikuti kelas atau workshop terkait hal ini bersama dengan pasangan Anda. Selain itu, pastikan Anda cukup tidur minimal delapan jam setiap harinya.

Baca Juga:

Makanan Sehat Ibu Hamil
Hal-hal yang dilarang bagi Ibu Hamil
Vitamin untuk Ibu Hamil
Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil

Demikian pembahasan mengenai kehamilan 6 bulan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mendapatkan kehamilan yang sehat bagi ibu dan bayi Anda.

Artikel Terkait

Kehamilan 5 Bulan Selamat atas kehamilan Anda yang memasuki bulan kelima. Usia kandungan 5 bulan akan semakin tampak perubahan fisik ibu hamil, dan saat ini mungkin And...
Kehamilan 4 Bulan Memasuki trimester kedua kehamilan merupakan sebuah pencapaian tersendiri dalam kehamilan. Perlahan namun pasti Anda akan lebih santai menjalani saat ...