Keguguran

2 min read

Keguguran

Keguguran adalah gugurnya janin sebelumnya kehamilan mencapai usia 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi momok bagi ibu hamil di seluruh dunia.

Mengutip data dari Alodokter, 15-20 persen wanita hamil mengalami keguguran. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui gejala keguguran yang timbul dan langkah-langkah pencegahannya.

Pelajari mengenai gejala dan cara pencegahan keguguran dibawah ini sebagaimana dikutip dari Healthline.com.

Gejala Keguguran

Gejala keguguran berbeda-beda satu sama lain dan tergantung berapa usia kehamilan Anda. Dalam beberapa kasus, seseorang dapat mengalami keguguran bahkan sebelum sadar bahwa dirinya hamil.

Berikut ini beberapa gejala keguguran yang harus Anda perhatikan:

  • Nyeri punggung ringan hingga berat
  • Keluarnya flek darah
  • Pendarahan pada vagina
  • Keluarnya jaringan otot beserta darah beku dari vagina Anda.
  • Sakit perut yang parah
  • Kram perut

Jika Anda, mengalami gejala-gejala diatas saat hamil segera hubungi dokter kandungan untuk melakukan test apakah Anda mengalami keguguran atau masalah kehamilan lainnya.

Penyebab Keguguran

Selama kehamilan, tubuh Anda menyuplai hormon dan nutrisi untuk membantu pertumbuhan janin dengan normal. Kebanyakan kasus keguguran terjadi pada trimester pertama kehamilan karena janin tidak berkembang dengan normal. Terdapat beberapa faktor penyebab hal ini seperti:

Faktor Kelainan Genetik atau Kromosom

Hampir 50 persen kasus keguguran dikarenakan masalah kromosom. Kerusakan biasanya terjadi saat sel embrio terpisah atau terjadi kerusakan pada sel telur atau sel sperma. Selain itu, permasalahan plasenta juga dapat menyebabkan keguguran.

Beberapa contoh kelainan kromosom penyebab keguguran adalah:

  • Kematian Janin dalam Kandungan, embrio berhenti berkembang sebelum Anda menyadari bahwa Anda keguguran.
  • Blighted Ovum atau Kehamilan Kosong, kondisi sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Namun, sel telur tidak berkembang menjadi embrio.
  • Hamil Anggur, adalah kondisi kelainan pertumbuhan plasenta yang menyebabkan sel telur yang telah dibuahi tidak berkembang menjadi embrio yang normal.
  • Hamil Anggur Parsial, adalah kondisi ketika satu sel telur dibuahi oleh dua sel sperma sehingga menyebabkan kelainan plasenta dan janin yang abnormal.

Pelajari Komplikasi Kehamilan Lainnya:
Air Ketuban Sedikit dan Dampaknya
Penyebab Diabetes saat Hamil
Kenali ciri-ciri Kehamilan Ektopik
Waspada Bahaya Plasenta Previa
Penyebab Preeklamsia pada Ibu Hamil

Faktor Kesehatan Kehamilan

Selain faktor internal diatas, terdapat pula faktor eksternal dari ibu hamil yakni kondisi kehamilan, gaya hidup yang diterapkan, dan beberapa kondisi yang dapat menganggu kehamilan dan tumbuh kembang janin.

Perlu digaris bawahi bahwa aktifitas seksual dan olahraga ibu hamil tidak menyebabkan keguguran, kecuali saat aktifitas tersebut Anda terjatuh atau terpapar bahan kimia yang dapat berbahaya.

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil:

  • Kekurangan nutrisi
  • Konsumsi obat-obatan dan alkohol
  • Hamil diatas usia 35 tahun
  • Penyakit Tiroid
  • Kadar Gula Darah yang tidak terkontrol
  • Infeksi
  • Trauma yang disebabkan oleh terjatuh atau benturan keras
  • Kelebihan berat badan
  • Adanya masalah pada rahim
  • Adanya kelainan bentuk rahim
  • Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
  • Keracunan makanan
  • Konsumsi Kafein
  • Merokok
  • Pernah mengalami keguguran
  • Berat badan dibawah rata-rata
  • Efek samping penggunaan obat-obatan

Bila Anda sedang hamil, jangan sembarangan konsumsi obat-obatan baik kimia maupun herbal. Selalu konsultasikan apa yang Anda konsumsi saat hamil pada dokter kandungan atau bidan Anda.

Pencegahan Keguguran

Tidak semua kondisi keguguran dapat dicegah, namun pernah mengalami keguguran bukan berarti Anda tidak bisa hamil lagi. Dalam banyak cerita bahagia banyak ibu hamil yang sukses melahirkan buah hatinya setelah sebelumnya mengalami keguguran.

Bagi Anda yang sedang hamil saat ini, berikut ini beberapa langkah pencegahan keguguran yang dapat Anda lakukan:

  • Hindari pantangan ibu hamil seperti konsumsi alkohol, merokok dan penggunaan obat-obatan selama kehamilan.
  • Rutin olahraga ringan untuk ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan kehamilan.
  • Jaga berat badan sebelum dan selama kehamilan.
  • Hindari infeksi virus dan bakteri dengan mencuci tangan setelah beraktifitas dan hindari kontak
  • dengan orang yang sedang sakit.
  • Kurangi atau lebih baik hindari konsumsi kafein seperti kopi, teh dan coklat.
  • Konsumsi vitamin untuk ibu hamil untuk Anda dan tumbuh kembang janin dalam kandungan.
  • Konsumsi makanan sehat untuk ibu hamil dengan menyeimbangkan protein, vitamin dan mineral dari buah dan sayuran.

Demikian pembahasan mengenai Keguguran, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mengelola masalah kehamilan serta menyiapkan kehamilan yang sehat.

Artikel Terkait

Masalah Kehamilan Kehamilan merupakan kondisi spesial dalam hidup Anda, sudah pasti rasa antusias meliputi Anda beserta pasangan dalam menghitung hari dan mengikuti per...
Gatal pada Ibu Hamil Mengapa ibu hamil sering mengalami gatal? gatal pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Lebih dari 20 persen ibu ha...
Air Ketuban Sedikit Air ketuban merupakan bagian dari sistem pendukung bayi dalam kandungan. Air ketuban melindungi bayi dan membantu proses pengembangan otot, anggota tu...
Kelelahan saat Hamil Kelelahan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Belum ada yang menyimpulkan apa yang menjadi pe...
Diabetes Gestasional Diabetes Gestasional adalah kondisi dimana kadar gula darah ibu hamil mengalami peningkatan, sering juga disebut diabetes mellitus gestasional. Diabet...