Kenapa Ibu Hamil Sulit Tidur Malam

5 min read

Kenapa Ibu Hamil Sulit Tidur Malam Hari

Kenapa ibu hamil sulit tidur malam hari? jika itu pertanyaan yang ada di benak Anda, ketahuilah bahwa bukan hanya Anda yang mempertanyakan hal tersebut. Sulit tidur pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang banyak dikeluhkan oleh mereka yang sedang mengandung, khususnya bagi yang baru pertama kali menjalani kehamilan.

Penyebab ibu hamil sulit tidur pun beragam mulai dari perubahan hormon, sering buang air kecil hingga sering mimpi buruk.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengenai beragam penyebab sulitnya ibu hamil memiliki tidur berkualitas dan cara mengatasinya. Simak penjelasannya dibawah ini.

Penyebab Ibu Hamil Sulit Tidur Malam Hari dan Cara Mengatasinya

Sulit Tidur pada Trimester Pertama

Saat hamil trimester pertama, Anda diharuskan memiliki kualitas tidur yang baik. Namun, perubahan-perubahan pada fisik dan mental mempengaruhi ritme tidur Anda.

Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda sulit tidur saat trimester pertama kehamilan.

1. Perubahan Pola Tidur

Penyebab insomnia saat hamil muda adalah dikarenakan peningkatan hormon progesteron, peningkatan hormon ini menyebabkan Anda sering mengalami lelah, letih dan lesu. Selain itu, juga menyebabkan Anda mudah mengantuk pada siang hari. Hal ini tentu saja akan mengubah pola tidur malam Anda.

Penyebab lainnya adalah perubahan metabolisme tubuh Anda. Pada bulan pertama kehamilan, proses tumbuh kembang embrio akan menyerap nutrisi dan energi tubuh Anda sehingga membuat Anda sering merasa lelah dan terlelap pada siang hari.

Cara Mengatasi

Menurut Teresa Ann Hoffman, seorang OB-GYN di Mercy Medical Center mengatakan bahwa Ibu hamil harus membiasakan diri pada perubahan pola tidur. Tidur siang hari selama satu – dua jam penting untuk mengembalikan energi dan mengistirahatkan tubuh Anda setelah malam sebelumnya sulit tidur.

Bila Anda wanita karir, usahakan tidur 30 menit saat jam makan siang demi mengistirahatkan tubuh Anda.

Tips lainnya adalah dengan merutinkan olahraga ibu hamil pada pagi, sore atau malam hari sebelum tidur. Olahraga ringan sebelum tidur dapat membantu Anda mengatasi insomnia saat hamil.

2. Sering Buang Air Kecil

Peningkatan hormon progesteron dan ukuran janin Anda yang semakin membesar saat memasuki bulan kedua kehamilan akan menekan kandung kemih Anda, hal ini akan menyebabkan meningkatkan frekuensi buang air kecil Anda selama kehamilan.

Cara Mengatasi

Jangan minum air putih setelah pukul 18.00 setiap harinya membantu Anda menurunkan frekuensi ke kamar mandi pada malam hari.

Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, coklat dan minuman bersoda karena kafein bersifat diuretik sehingga memicu Anda terus buang air kecil.

3. Rasa Mual

Morning sickness, memang bukan berarti Anda hanya mengalami mual dan muntah hanya pada pagi hari saja. Rasa mual yang Anda rasakan bisa datang pada pagi, siang hingga malam hari.

Cara Mengatasi

Konsumsi vitamin B6 selama kehamilan merupakan salah cara meredakan gejala mual-muntah selama kehamilan, Anda bisa mengonsumsi makanan sehat sumber vitamin B6 seperti bayam, kacang hijau, ubi jalar, ikan salmon, ikan tuna, asparagus dan lobak.

Selain itu, minum air jahe juga dapat dipercaya meredakan ketidaknyamanan pada perut Anda.

4. Rasa Nyeri pada Payudara

Seiring bertambahnya usia kehamilan Anda, peningkatan hormon Estrogen dan hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG), hCG merupakan hormon yang diproduksi oleh placenta selama kehamilan. Hormon ini berfungsi untuk menyiapkan tubuh Anda untuk memproduksi Air Susu Ibu, karena hal ini payudara Anda menjadi lebih sensitif dan nyeri bila disentuh.

Cara Mengatasi

Mandi air hangat kuku dapat memberikan efek relaksasi pada otot-otot payudara Anda yang tegang saat hamil. Selain itu, kenakan Sport Bra saat tidur dapat mencegah gerakan payudara yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada payudara. Sport Bra dapat mengurangi tekanan dan rasa sakit saat tidur.

5. Sakit Kepala

Peningkatan hormon progesteron pada akhir trimester pertama hingga trimester kedua dapat menyebabkan pembuluh darah Anda melebar, hal ini dapat menyebab sakti kepala yang membuat Anda sulit tidur pada malam hari. Hal ini semakin diperparah jika Anda memiliki gejala migrain sebelum kehamilan.

Cara Mengatasi

Cobalah kompres kepala Anda dengan handuk dingin, hal ini bermanfaat untuk melemaskan otot dan pembuluh darah serta meredakan gejala sakit kepala. Selain itu, pastikan Anda memenuhi kebutuhan air putih selama kehamilan dan selalu konsumsi makanan sehat saat hamil.

Sulit Tidur pada Trimester Kedua

Meski banyak yang mengatakan bahwa trimester kedua kehamilan merupakan masa yang ringan selama kehamilan, karena masalah-masalah kehamilan semakin berkurang seiring dengan terbiasanya tubuh Anda dengan kehamilan.

Namun, bukan berarti Anda terbebas dari seluruh masalah kehamilan. Berikut ini beberapa penyebab mengapa ibu hamil masih sulit tidur pada trimester kedua kehamilan.

6. Asam Lambung Naik

Seiring bertambahnya usia kehamilan dan ukuran janin, rahim Anda dapat menekan perut dan memaksa asam lambung naik hingga ke kerongkongan. Hal ini diperparah dengan hormon kehamilan yang menyebabkan otot-otot kerongkongan Anda melemas dan membuat Anda mengalami gejala asam lambung naik seperti sensasi dada terbakar dan mual.

Cara Mengatasi

Setelah makan malam, jangan langsung berbaring. Duduklah tegak karena ketika hamil tubuh Anda memproses makanan lebih lama dan posisi duduk menurunkan risiko naiknya asam lambung setelah.

Selain itu, makan dalam porsi kecil namun sering daripada makan dalam jumlah besar. Makan dalam jumlah besar dalam satu waktu dapat menyebabkan ibu hamil mengalami gejala naiknya asam lambung. Selain itu, hindari makanan pantangan asam lambung seperti makanan pedas, makanan berminyak, dan makanan asam seperti buah jeruk, buah mangga dan kopi.

7. Kram Kaki

Meski biasanya kram kaki lebih dominan pada trimester ketiga kehamilan, kram kaki–khususnya pada betis– dapat menyebabkan Anda susah tidur pada siang dan malam hari.

Cara Mengatasi

Hindari konsumsi minuman bersoda, karena kandungan zat fosfor dalam minuman bersoda dapat menyebabkan penurunan jumlah Kalsium, hal ini dapat menyebabkan timbulnya rasa kram pada kaki Anda selama kehamilan. Selain tu, penuhi kebutuhan kalsium selama kehamilan dengan mengonsumsi makanan seperti susu rendah lemak, bayam, kale dan brokoli.

8. Mimpi Buruk

memasuki akhir trimester kedua dan memasuki trimester ketiga kehamilan, umumnya muncul kekhawatiran pada ibu hamil mengenai rumitnya proses persalinan, pertumbuhan bayi dalam kandungan, keraguan akan segera menjadi orang tua dan masalah keuangan menjelang proses persalinan serta hal lainnya yang membuat Anda stress dapat mempengaruhi psikologis Anda dan membuat Anda bermimpi buruk.

Cara Mengatasi

Mulailah latihan meditasi, Anda bisa melakukan meditasi, olahraga ringan, mandi air hangatdan konsumsi makanan sehat seperti susu dan pisang dapat meningkatkan produksi hormon serotonin yang dapat membuat mood Anda lebih positif.

Serta jika memungkinkan ikutilah kelas atau program mengenai proses persalinan atau parenting agar menjawab semua kekhawatiran Anda mengenai hal tersebut, dengan demikian pikiran positif dapat membantu Anda mendapatkan waktu tidur yang berkualitas dan baik untuk perkembangan janin dalam kandungan.

Kenali Masalah-masalah Kehamilan lainnya:

Kenali Bahaya Gusi Berdarah saat Hamil
Mengapa Ibu Hamil Sering Merasa Lelah?
Mengapa Ibu Hamil Sering Bermimpi Buruk?
Penyebab Sakit Kepala saat Hamil
Kenali Penyebab Sembelit pada Ibu Hamil 
Gatal-gatal saat Hamil, berbahayakah?
Kenali Penyebab Asam Lambung Naik saat Hamil

Sulit Tidur pada Trimester Ketiga

Memasuki trimester ketiga dan menjelang proses persalinan, persentase ibu hamil yang sulit tidur mengalami peningkatan. Berikut ini beberapa penyebab mengapa ibu hamil sulit tidur saat trimester ketiga kehamilan.

9. Nyeri Punggung

Menukil Hasil penelitian yang dilakukan oleh Yale Univesity dari Parents.com mengungkapkan bahwa 60 persen ibu hamil mengalami nyeri punggung mengatakan bahwa mereka kesulitan tidur karena rasa tidak nyaman pada punggung mereka.

Cara Mengatasi

Cobalah ubah posisi tidur Anda pada sisi kiri, posisi tidur ini dapat membantu meredakan ketegangan pada punggung bagian bawah, mencegah mendengkur, meningkatkan sirkulasi pada placenta. Selain tidur pada sisi kiri, rutinlah melakukan peregangan dan latihan senam kegel untuk meredakan rasa sakit dan persiapan persalinan.

10. Sering Buang Air Kecil

Seperti halnya pada trimester pertama, pada fase ini Anda akan mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil dikarenakan pertumbuhan bayi Anda yang semakin membesar dan posisi bayi yang semakin dibawah pinggul Anda.

Cara mengatasi

Hindari minum air pada malam hari terlebih jangan minum air dua jam sebelum waktu tidur Anda, dan saat buang air kecil angkat sedikit perut Anda untuk memastikan Anda telah mengosongkan kandung kemih Anda.

11. Mendengkur

Penyumbatan vaskular pada saluran hidung dan peningkatan ukuran perut Anda dapat menyumbat saluran pernapasan sehingga membuat Anda mendengkur. Pada sebagian wanita hamil, hal ini dapat menyebabkan Obstructive Sleep Apnea, sebuah kondisi dimana napas berhenti selama 10 detik.

Obstructive Sleep Apnea umumnya terjadi pada mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan sebelum kehamilan.

Cara Mengatasi

Tidak ada cara lain, selain konsultasi dengan dokter Anda mengenai masalah ini dan sebaiknya segera temui dokter Anda untuk mendapatkan penanganan karena hal ini dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti preeklamsia atau bayi lahir dengan berat badan minimal.

12. Restless Leg Syndrome (RLS)

Restless Leg Syndrome atau sering disebut sebagai penyakit Willis-Ekbom merupakan kondisi neurologis yang menyebabkan ibu hamil tidak dapat mengontrol gerakan kaki mereka yang disebabkan oleh ketidaknyamanan seperti sensasi gatal-gatal kaki mereka. Beragam penelitian menyebutkan hal ini umumnya disebabkan kurangnya asupan zat besi dan asam folat pada ibu hamil.

Cara Mengatasi

Lakukan massage kaki sebelum tidur dan mandi dengan air hangat dapat meringankan gejala RLS pada ibu hamil, selain itu biasakan berjalan kaki pada sore hari juga akan sangat membantu Anda untuk tidur.

Dan yang terpenting adalah perbanyak konsumsi makanan tinggi zat besi dan sayuran berdaun hijau seperti kale, bayam dan brokoli untuk memenuhi kebutuhan vitamin kehamilan Anda. Selain itu hindari pantangan ibu hamil seperti kopi karena dapat menghambat penyerapan zat besi dan asam folat.

13. Gangguan Kecemasan

Saat usia kehamilan 9 bulan, Anda umumnya cemas karena sebentar lagi tanggal persalinan dan otak Anda sibuk menyusun perlengkapan dan persiapan untuk persalinan kelak.

Cara Mengatasi

Minta bantuan suami atau keluarga untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan saat proses persalinan dan letakkan dalam satu tas besar sehingga sewaktu-waktu Anda mengalami kontraksi Anda dapat menjangkau perlengkapan Anda. Dengan memastikan hal ini, akan memberikan rasa tenang Anda dan menghalau kekhawatiran yang berlebihan.

Artikel Terkait

Keguguran Keguguran adalah gugurnya janin sebelumnya kehamilan mencapai usia 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi momok b...
Gatal pada Ibu Hamil Mengapa ibu hamil sering mengalami gatal? gatal pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Lebih dari 20 persen ibu ha...
Asam Lambung Naik saat Hamil Asam lambung naik saat hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi, terutama pada mereka yang menjalani kehamilan pertama mereka....
Air Ketuban Sedikit Air ketuban merupakan bagian dari sistem pendukung bayi dalam kandungan. Air ketuban melindungi bayi dan membantu proses pengembangan otot, anggota tu...
Kelelahan saat Hamil Kelelahan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Belum ada yang menyimpulkan apa yang menjadi pe...