Gusi Berdarah saat Hamil

2 min read

Gusi Berdarah Saat Hamil

Berat badan bertambah, nafsu makan meningkat, sering buang air kecil dan morning sickness merupakan gejala kehamilan yang paling sering dibahas. Namun, terdapat beberapa gejala yang jarang sekali di bicarakan salah satunya adalah Gusi Berdarah saat Hamil. Hampir 50 persen wanita hamil mengalami gusi bengkak dan berdarah khususnya saat menyikat gigi. Adakah dampak gusi berdarah pada kehamilan?.

Mengalami gusi berdarah ketika hamil merupakan masalah kehamilan yang sering terjadi, hormon kehamilan membuat gusi Anda mengalami pembengkakan dan peradangan. Artinya gusi Anda akan mudah berdarah saat menyikat gigi.

Meski saat ini belum ditemukan dampak gusi berdarah pada kehamilan Anda. Namun, gusi berdarah yang tidak diobati dengan segera dapat menyebabkan Periodentitis atau infeksi gusi yang berpengaruh pada kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan seperti:

Oleh karenanya, sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut saat hamil. Karena secara langsung dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.

Penyebab Gusi Berdarah Saat Hamil

Saat hamil, terjadi perubahan level hormon pada wanita. Dalam kaitannya gusi berdarah ketika hamil, hormon progesteron bertanggung jawab atas hal ini. Hormon Progesteron memiliki pengaruh besar pada sirkulasi darah di area mulut.

Hormon progesteron mengurangi aliran sel-sel darah yang menyebabkan berkembangnya sel-sel peradangan di jaringan otot gusi, hal ini juga menyebabkan menurunnya kemampuan tubuh dalam melawan bakteri di mulut.

Hal tersebut tentu saja rentan membuat gusi berdarah ketika terjadi gesekan dengan sikat gigi atau benang gigi. Selain itu juga terjadi pembengkakan pada gusi.

Cara Mengatasi Gusi Berdarah pada Ibu Hamil

Meski membuat gusi Anda berdarah, menyikat gigi minimal dua kali sehari harus dilakukan. Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut dan gunakan pasta gigi untuk gigi sensitive.

Gusi berdarah pada ibu hamil ada diatasi dengan menerapkan perawatan gigi dan mulut dengan cara:

  • Menyikat Gigi, meski terkesan memperparah pendarahan pada gusi. Menyikat gigi merupakan cara terbaik untuk menyingkirkan bakteri di mulut, berkurangnya jumlah bakteri dapat mengurangi peradangan dan pendarahan pada gusi. Gunakan selalu sikat gigi dengan bulu halus atau sikat gigi interdental dan pasta gigi dengan kandungan Flouride.
  • Konsumsi Vitamin C, Salah satu cara untuk menyingkirkan bakteri di gigi dan mulut adalah dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya kandungan Vitamin C. Vitamin C dapat melawan bakteri dan membantu mengatasi gusi berdarah.
  • Konsumsi Vitamin A, Konsumsi buah dan sayuran dengan kandungan vitamin A juga baik untuk kesehatan mulut. Vitamin A merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi. Saat hamil, perhatikan asupan vitamin A Anda, karenda dapat menghindarkan Anda dari masalah kesehatan gigi dan mulut.
  • Berkumur dengan Air Garam, mengutip dari American Pregnancy, berkumur dengan air garam dapat mengatasi masalah radang gusi. Garam laut berfungsi untuk meredakan peradangan pada gusi dan menyingkirkan bakteri di sekitar mulut. Cara membuatnya cukup campurkan satu sendok teh garam dengan satu cangkir air, kumur-kumur seminggu tiga kali.
  • Kurangi Makanan Tinggi Gula, mereka yang memiliki masalah gusi berdarah umumnya memiliki kadar gula darah yang tinggi. Oleh karena itu, hindari makanan manis untuk menjaga kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan baik saat hamil ataupun tidak.
  • Kunjungi Dokter Gigi, Jika perawatan-perawatan diatas tidak menyelesaikan masalah Anda. Mungkin kondisi Anda membutuhkan penanganan dokter gigi, dokter gigi dapat membersihkan dan menyingkirkan plak penyebab masalah gusi Anda. Jelaskan bila Anda sedang mengandung untuk mendapatkan perawatan gigi yang sesuai untuk ibu hamil.

Demikian pembahasan mengenai Gusi Berdarah saat Hamil dan Cara Pencegahannya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Artikel Terkait

Masalah Kehamilan Kehamilan merupakan kondisi spesial dalam hidup Anda, sudah pasti rasa antusias meliputi Anda beserta pasangan dalam menghitung hari dan mengikuti per...
Keguguran Keguguran adalah gugurnya janin sebelumnya kehamilan mencapai usia 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi momok b...
Gatal pada Ibu Hamil Mengapa ibu hamil sering mengalami gatal? gatal pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Lebih dari 20 persen ibu ha...
Air Ketuban Sedikit Air ketuban merupakan bagian dari sistem pendukung bayi dalam kandungan. Air ketuban melindungi bayi dan membantu proses pengembangan otot, anggota tu...
Kelelahan saat Hamil Kelelahan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Belum ada yang menyimpulkan apa yang menjadi pe...