Gatal pada Ibu Hamil

3 min read

Gatal pada Ibu Hamil

Mengapa ibu hamil sering mengalami gatal? gatal pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Lebih dari 20 persen ibu hamil mengalami gejala gatal saat hamil, Anda mungkin akan mengalami gatal pada area perut dan payudara yang disebabkan oleh kulit yang tertarik menyesuaikan ukuran yang membesar.

Perut yang membesar dan menarik kulit Anda dapat menyebabkan timbulnya rasa gatal. Pada awal-awal kehamilan, gatal-gatal dapat disebabkan oleh perubahan hormon dapat menyebabkan kulit Anda menjadi lebih sensitif.

Selain karena dua alasan diatas, terdapat beberapa penyebab gatal pada ibu hamil. Simak ulasannya dibawah ini:

Penyebab Gatal pada Ibu Hamil

1. Peningkatan Volume Darah

Pada trimester pertama kehamilan Anda mungkin akan mulai merasakan gatal-gatal pada perut Anda, hal ini merupakan normal terjadi.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah volume darah dalam tubuh Anda yang dipersiapkan untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi demi tumbuh kembang janin dalam kandungan. Peningkatan volume darah ini juga meningkatkan suplai darah ke kulit Anda yang membuat timbulnya rasa gatal.

2. Perut yang Membesar

Diakhir trimester kedua kehamilan, saat perut Anda semakin membesar, kulit perut Anda akan merenggang untuk menyesuaikan ukuran bayi dalam kandungan. Kulit yang merenggang ini dapat menyebabkan timbulnya rasa gatal pada perut Anda bila bergesekan dengan pakaian.

Anda dapat meringankan gejala gatal dengan mengenakan pakaian hamil yang longgar dengan bahan yang nyaman, dan menjaga kelembapan kulit dengan minyak esensial.

Jika saat trimester ketiga rasa gatal yang timbul dirasa tidak wajar, segera periksakan diri Anda ke dokter atau bidan untuk pemeriksaan apakah gatal yang timbul merupakan gejala komplikasi kehamilan yang serius atau tidak.

3. Stretch Marks

Setiap ibu hamil pasti akan memiliki strecth marks, umumnya tanda di kulit ini akan timbul saat memasuki trimester ketiga kehamilan dan akan menyebabkan rasa gatal.

Meski terlihat mengganggu penampila dan tidak dapat benar-benar hilang, stretch marks akan memudar warnanya dan akan berkurang seiring berjalannya waktu setelah persalinan.

4. Perubahan Hormon

Perubahan merupakan sumber dari banyaknya perubahan dan masalah kehamilan yang dialami oleh ibu hamil. Perubahan hormon pada ibu hamil menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif.

Dalam beberapa kasus, bila sebelumnya Anda memiliki masalah kulit seperti Eksim maka bukan tidak mungkin akan semakin parah selama kehamilan.

Untuk itu, berhati-hatilah dalam menggunakan produk perawatan kulit selama kehamilan, dan gunakan produk yang dikhusus untuk kulit sensitif.

5. Gejala PUPPP

Dalam beberapa kasus, gatal pada bagian perut ibu hamil bisa jadi merupakan kondisi pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP) atau yang dalam bahasa indonesianya diartikan sebagai Papula Urtikaria Pruritus dan Plak Kehamilan.

Umumnya masalah ini dialami oleh mereka yang mengandung anak untuk pertama kalinya dan mereka yang mengandung bayi kembar.

Umumnya gejala yang ditimbulkan adalah timbulnya bentol kemerahan dan kulit kering yang mengelupas pada bagian perut, paha, lengan, dan kaki.

Meski terdengar menyeramkan, namun hal ini tidak akan berimplikasi pada kehamilan dan bayi dalam kandungan.

Jika Anda tidak tahan dengan rasa gatalnya, segera hubungi dokter kandungan atau bidan Anda untuk mendapat obat-obatan untuk mengatasinya.

6. Prurigo

Seperti halnya gejala PUPPP, prurigo merupakan masalah kulit yang umumnya dialami oleh ibu hamil dan menimbulkan rasa gatal yang tidak nyaman.

Prurigo adalah bentol atau bentol merah yang umumnya muncul di bagian bawah lengan, dahi, pipi, perut, dan bokong Anda. Bentol-bentol merah ini dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit terutama pada malam hari.

Penyebab prurigo pada ibu hamil sendiri dapat disebabkan oleh stress dan kondisi kesehatan tertentu seperti eksim, dermatitis dan lainnya.

7. Kolestasis Kehamilan

Jika Ibu hamil mengalami kulit yang sangat gatal dan terjadi terus-menerus, segera hubungi dokter karena dikhawatirkan gatal tersebut merupakan kondisi intrahepatic cholestasis of pregnancy atau Kolestasis kehamilan yang dapat merusak liver dan membutuhkan penanganan medis segera.

Kolestasis kehamilan adalah gangguan liver yang terjadi pada ibu hamil, hal ini menimbulkan rasa gatal pada tangan dan kaki namun tidak diikuti timbulnya ruam-ruam merah.

Jika kolestasis kehamilan tidak ditangani dengan segera maka dapat menyebabkan komplikasi kehamilan yang mengharuskan Anda untuk melahirkan bayi prematur.

Cara Mengatasi Gatal saat Hamil

Saat hamil, sebisa mungkin hindari menggaruk kulit secara langsung karena dapat membuat kulit iritasi dan bukan tidak mungkin menyebabkan infeksi. Jika kulit Anda gatal karena kulit kering, dan meregang selama kehamilan. Simak panduan mengatasi kulit gatal dari TheBump berikut ini.

  • Kompres dengan Es, kompress area kulit yang mengalami gatal dengan menggunakan es batu atau air es selama lima hingga sepuluh menit.
  • Gunakan Pelembab Kulit, gunakan pelembab kulit yang mengandung bahan Petrolatum, petrolatum dapat melindungi, memperbaiki dan mencegah kulit kering yang dapat menyebabkan rasa gatal.
  • Gunakan Detergent tanpa Pewangi, beberapa produk detergent mengandung pewangi yang dapat menyebabkan iritasi dan rasa gatal pada kulit ibu hamil yang sensitif, oleh karena itu pilihlah produk yang murni detergent tanpa campuran bahan lainnya.
  • Mandi Air Hangat Kuku, ibu hamil dapat mandi dengan menggunakan air hangat kuku–ingat terlalu panas merupakan pantangan ibu hamil–, terlalu panas dapat membuat kulit kering dan rasa gatal yang semakin menjadi.
  • Hindari Sengatan Matahari, jika tidak ada keperluan mendesak lebih baik hindari sengatan matahari terutama pada tengah hari karena sinar matahari dapat menyebabkan rasa gatal pada kulit ibu hamil semakin menjadi-jadi.
  • Kenakan Pakaian yang Nyaman, gunakan pakaian hamil yang nyaman dan bahan yang menyerap keringan untuk mencegah keringat berlebih yang dapat menyebabkan iritasi kulit.
  • Hindari Stress, stress dan rasa cemas dapat menimbulkan rasa gatal karena pengaruh hormon. Tetap relaks dan konsultasikan dengan pasangan Anda.
  • Benadryl, benadryl merupakan obat yang dapat mengatasi rasa sakit. Namun, disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau bidan Anda setiap obat yang Anda konsumsi.

Pelajari Masalah Kehamilan Lainnya:
Gusi Berdarah Saat Hamil
Penyebab Ibu Hamil sering Merasa Lelah
Mengapa Ibu Hamil sering Mimpi Buruk?
Susah Buang Air saat Hamil? Ini penyebabnya!
Kenali Penyebab Ibu Hamil sering Kepanasan

Demikian pembahasan mengenai Penyebab Timbulnya Gatal pada ibu hamil dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Artikel Terkait

Masalah Kehamilan Kehamilan merupakan kondisi spesial dalam hidup Anda, sudah pasti rasa antusias meliputi Anda beserta pasangan dalam menghitung hari dan mengikuti per...
Keguguran Keguguran adalah gugurnya janin sebelumnya kehamilan mencapai usia 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi momok b...
Air Ketuban Sedikit Air ketuban merupakan bagian dari sistem pendukung bayi dalam kandungan. Air ketuban melindungi bayi dan membantu proses pengembangan otot, anggota tu...
Kelelahan saat Hamil Kelelahan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Belum ada yang menyimpulkan apa yang menjadi pe...
Diabetes Gestasional Diabetes Gestasional adalah kondisi dimana kadar gula darah ibu hamil mengalami peningkatan, sering juga disebut diabetes mellitus gestasional. Diabet...