Asam Lambung Naik saat Hamil

2 min read

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik saat Hamil

Asam lambung naik saat hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi, terutama pada mereka yang menjalani kehamilan pertama mereka. Meski sangat umum dan tidak berbahay, nyatanya asam lambung saat hamil menyebabkan ketidaknyamanan dan dapat mengganggu aktifitas.

Asam lambung naik pada ibu hamil biasanya ditandai dengan munculnya gejala dada panas seperti terbakar, mual dan seringnya bersendawa. Gejala-gejala ini biasanya muncul saat memasuki kehamilan trimester kedua hingga trimester ketiga kehamilan.

Penyebab Asam Lambung Naik saat Hamil

Saat hamil, tubuh Anda mengalami perubahan fisik dan hormon.

Perubahan hormon khususnya hormon progesteron pada trimester pertama kehamilan pada tubuh Anda membuat otot-otot pada esophagus Anda bekerja lebih lambat untuk mendorong makanan yang Anda konsumsi dan membuat perut Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk menyimpan makanan. Sisi positif dari hal ini adalah, tubuh Anda lebih maksimal menyerap nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi dan membantu tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

Sedangkan pada trimester ketiga, asam lambung naik umumnya disebabkan oleh ukuran bayi Anda yang membesar yang membuat perut Anda tertekan dan mendorong naik asam lambung kembali ke esophagus.

Namun, setiap wanita menjalani kehamilan yang berbeda-beda. Meski merupakan masalah kehamilan yang umum, bukan berarti setiap wanita mengalami hal ini. GERD saat hamil dipengaruhi banyak faktor seperti kondisi fisik, makanan yang Anda konsumsi, Kebiasaan Sehari-hari, dan Pantangan Kehamilan yang Anda langgar.

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik saat Hamil

Meski terdapat obat-obatan untuk mengatasi GERD saat hamil, namun ada baiknya Anda mengubah gaya hidup untuk solusi jangka panjang dan terhindari dari komplikasi kehamilan yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan kimia. Berikut ini beberapa cara mengatasi asam lambung naik saat hamil sebagaimana dikutip dari BabyCenter.com.

  • Hindari Pantangan Asam Lambung. Terdapat beberapa jenis makanan dan minuman pantangan asam lambung yang harus Anda hindari, diantaranya: makanan pedas, alkohol, kopi, teh, coklat, jeruk, mangga, strawberry, buah nangka, buah duku, daging kalengan, ikan kalengan, buah kalengan, sayur kalengan, makanan berminyak, makanan berlemak.
  • Makan dalam Porsi Kecil. Makan dalam porsi kecil namun sering lebih baik daripada makanan tiga kali sehari namun dalam porsi jumbo. Makan dalam porsi besar dapat menyebabkan asam lambung Anda naik sesaat setelah makan, terutama saat kehamilan memasuki trimester ketiga.
  • Minum Air saat Makan. Penting untuk mengonsumsi banyak air untuk memenuhi kebutuhan cairan selama kehamilan. Namun, minum banyak air dalam satu waktu dapat menyebabkan asam lambung Anda naik, solusinya adalah minum air di sela-sela Anda makan.
  • Kunyah Permen Karet. Mengunyah permen karet setelah makanan dapat menstimulasi kelenjar saliva Anda dan saliva dapat menetralisir asam lambung Anda. Pilihnya permen karet bebas gula.
  • Makan Dua Jam sebelum Tidur. Saat makan malam, usahakan makan pada 2-3 jam sebelum tidur, hal ini bertujuan untuk memberikan waktu untuk makanan turun ke perut dan menghindari naiknya asam lambung.
  • Tetap Aktif. Jangan berbaring setelah makan karena dapat menyebabkan GERD saat hamil, cobalah tetap aktif dengan melakukan aktifitas seperti berjalan kaki selama 30 menit, hal ini dapat membantu proses pencernaan tubuh Anda.
  • Tidur Pada Sisi Kiri. Saat tidur sebaiknya Anda berbaring pada sisi kiri Anda, karena bila pada sisi kanan atau terlentang maka posisi perut Anda berada lebih tinggi daripada esophagus, hal ini dapat menyebabkan kembalinya asam lambung ke tenggorokan.
  • Kenakan Pakaian yang Nyaman. Kenakan pakaian ibu hamil yang nyaman, longgar dan tidak ketat. Pakaian ketat terutama pada pinggang dan perut Anda dapat mendorong asam lambung keatas dan menyebabkan sensasi dada terbakar.
  • Jaga Berat Badan. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor penyebab asam lambung naik saat hamil. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menjaga berat badan Anda tetap ideal untuk menghindari komplikasi kehamilan.
  • Konsultasi ke Dokter. Bila Anda telah melakukan hal diatas, namun gejala asam lambung naik semakin parah pada malam hari, menjadi sulit menelan makanan, sering batuk, berat badan turun secara tiba-tiba atau masalah saat buang air besar. Kemungkinan Anda mengalami hal yang lebih serius, segera konsultasikan kepada dokter untuk melindungi Anda dari komplikasi kesehatan seperti rusaknya esophagus karena asam lambung.

Pelajari Masalah Kehamilan Lainnya:
Gusi Berdarah saat Hamil
Gerah saat Hamil
Mengapa Ibu Hamil Susah Buang Air Besar?
Ibu Hamil Sering Bermimpi Buruk, Apa Artinya?
Mengapa Ibu Hamil Mudah Lelah?
Kenali Penyebab Gatal pada Ibu Hamil
Penyebab Sakit Kepala saat Hamil

Demikian pembahasan mengenai Asam Lambung saat Hamil, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam mengatasi masalah-masalah kehamilan.

Artikel Terkait

Keguguran Keguguran adalah gugurnya janin sebelumnya kehamilan mencapai usia 20 minggu. Keguguran merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi momok b...
Kenapa Ibu Hamil Sulit Tidur Malam Kenapa ibu hamil sulit tidur malam hari? jika itu pertanyaan yang ada di benak Anda, ketahuilah bahwa bukan hanya Anda yang mempertanyakan hal tersebu...
Gatal pada Ibu Hamil Mengapa ibu hamil sering mengalami gatal? gatal pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi. Lebih dari 20 persen ibu ha...
Air Ketuban Sedikit Air ketuban merupakan bagian dari sistem pendukung bayi dalam kandungan. Air ketuban melindungi bayi dan membantu proses pengembangan otot, anggota tu...
Kelelahan saat Hamil Kelelahan merupakan salah satu masalah kehamilan yang sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Belum ada yang menyimpulkan apa yang menjadi pe...